Minggu, 26 Mei 2013

Sensasi Pesan Error pada Instalasi Drupal 6.x


Sensasi Pesan Error pada Instalasi Drupal 6.x

Ki Drupadi's picture
Drupal logo 1
Sebelum munculnya Drupal versi 7.x, menginstal Drupal merupakan pekerjaan yang rumit. Tak jarang bagi pengguna pemula akhirnya menyerah karena menemui begitu banyak pesan kesalahan serta bingung bagamana cara mengatasinya. Keindahan dan kekuatan Drupal-pun akhirnya tertutupi oleh kerumitan proses instalasi ini. 
Bagi yang memiliki sifat pantang menyerah, (tentunya dengan dibantu tutorial comot sana-sini) akan menjadikan pesan-pesan kesalahan ini sebagai mainan yang mengasyikan juga. Banyak yang akhirnya berhasil menginstal Drupal dengan sukses dan buahnya adalah bisa mengenal Drupal dengan lebih baik dan mendalam.
Bagi yang terbiasa dengan instalasi aplikasi desktop menginstal aplikasi Web environtment/Development memerlukan lebih banyak langkah dan pengetahuan, tidak ada permintaan pengisian serial number tapi kita dipaksa mengetahui parameter dan mengisinya dengan benar dan tanpa kompromi.
Artikel ini sengaja saya buat sebagai sebuah nostalgia tentang kerumitan instalasi Drupal dengan berbagai macam pesan-pesan kesalahan, tentunya dengan disertakan solusi dan pemecahannya. Pesan-pesan kesalahan ini di dalam Drupal 7.x masih nampak tetapi ditampilkan dengan tampilan yang lebih menarik dan tidak menakutkan lagi.  Bagi yang belum merasakan sensasi kerumitan instalasi Drupal 6.x silakan Anda mencobanya sendiri, atau bagi Anda yang ingin mengamati saja silakan melihat gambar-gambar screenshot prosses instalasi Drupal 6.x ini.
* Proses instalasi ini saya istilahkan instalasi manual karena tidak memanfaatkan program script installerseperti Fantastico atau Softaculous, dan bisa diterapkan pada semua hosting baik yang berbayar ataupun yang gratisan juga instalasi pada lokal komputer tanpa terhubung internet.

  • Jika Anda telah menjalankan file [drupal]/index.php bisa juga [drupal]/install.php melalui browser yang Anda gunakan maka tampilah tampilan pertama dari proses instalasi seperti pada gambar dibawah ini
drupal install
  • Ketika langsung meng-klik link Install Drupal in English seketika akan muncul gambar dibawah ini. Bagi yang gampang terkejut Anda akan langsung terkesima, Ada apa dengan komputer saya kok muncul problem begini.?
Maksud dari pesan kesalahan diatas adalah instalasi drupal memerlukan file dengan nama settings.php, sebenarnya file ini sudah tersedia di direktori yang ditunjukan pada kesalahan tetapi namanya masih default.settings.php.   Pesan kesalahan kedua adalah pemberitahuan bahwa nama direktori files belum dibuat didalam direktori sites/default 
  • Agar proses berlanjut Anda harus meng-copy (ingat meng-copy bukan me-rename) filedefault.settings.php menjadi settings.php, kemudian ubah attribut filenya menjadi writable. Jadi sekarang dalam direktori sites/default ada 2 file yang isinya sama persis yakni default.settings.php dan settings.php. Jika menggunakan fasilitas CPanel dari hosting Anda akan tampak hasil 2 buah file tersebut, seperti gambar ini.
  • Jika Anda sudah membuat file settings.php tetapi lupa tidak merubah attribute filenya menjadiwritable dan juga belum membuat direktori bernema files di direktori [drupal]/sites/defaultmaka akan muncul pesan kesalahan seperti gambar berikut ini:
  • Cara mengubah Permission file settings.php agar menjadi writable memanfaatkan fasilitas CPanel dari hosting. Sebelum diubah kode permissionnya adalah 0644 dan setelah diubah writable menjadi 0646. Lihat gambar berikut:
Jika Anda menggunakan instalasi lokal misalkan denan Windows OS, cara mengubah hak perijinan filenya biasanya tampil seperti ini
  • Pesan kesalahan yang masih muncul karena belum membuat direktori files didalam direktori[drupal]/sites/default
  • Dengan memanfaatkan menu New Folder pada CPanel kita bisa membuat direktori baru bernamafiles seperti gambar berikut:
  • Tampilan pesan kesalahan setalah kita membuat direktori files tetapi belum merubah attribute foldernya menjadi writable, lihat gambarnya:
  • Cara merubah attribute direktori files agar menjadi writable memanfaatkan menu change permission pada CPanel, caranya sama seperti mengubah attribut file settings.php.
  • Setelah permasalahan diatas tertuntaskan sekarang kita memulai pengisian parameter Database yang akan digunakan pada installasi Drupal, lihat gambar tampilan konfigurasinya.
  • Dengan memanfaatkan MySQL Database atau PHP Admin atau SQL Buddy kita bisa membuat Database secara manual. Yang perlu diperhatikan dalam proses pembuatan database ini adalahnama database, nama  SQL user dan password  usernya. 


  • Jika proses pembuatan Databasenya sukses dan lancar silakan isikan ke form konfigurasi database instalasi Drupal Anda.
  • ada beberapa kotak parameter tambahan yang isinya opsional tetapi menjadi wajib apabila server database Anda berbeda dengan server isntalasi Drupalnya. Jika Server instalasi Drupal dan Server databasenya berbeda Anda harus mengganti parameter Database host dari localhost menjadi alamat host server database, misalnya http://mysql.domainku.com. Sedangkan parameter table prefix berguna untuk spesifikasi table database Drupal Anda, jika Anda menggunakan satu Database untuk instalasi berbagai macam aplikasi web development seperti Joomla, WP, Zen Cart, Moodle dll, sangat dianjurkan mengisikan table prefix ini untuk memudahkan pemeliharaan dan perawatan Database Anda.
  • Tampilan pesan kesalahan dibawah ini adalah apabila kita telah membuat semua langkah diatas tetpi lupa untuk menambahkan user SQL ke dalam Database, juga muncul apabila user SQL yang kita buat tidak memiliki hak perijinan yang cukup untuk memproses isi database.
  • Jika masalah hak perijinan database pada user SQLnya kita bisa menambahkannya, untuk kemudahan Anda bisa memilih semua hak perijinan denagan memilih ALL PRIVILEGES. Jika Anda memiliki user SQL yang banyak dan digunakan oleh banyak pengguna sangat disarankan untuk mengatur secara spesifik hak perijinan masing-masing User SQLnya. 
  • Setelah semua lancar sebenarnya Drupal terpasang dan siap digunakan, hanya saja masih meninggalkan celah keamanan pada file settings.php-nya. Untuk itu Anda harus mengembalikan kembali attribut writeble pada file settings.php menjadi read-only saja, dan inilah tampilan pesan kesalahan yang ditampilkan agar Anda tidak lupa untuk memproteksinya kembali. (Pada Drupal 6.22 dan Drupal 7.x tampilan ini sudah hilang karena sistem Drupal mengubahnya menjadi read-only).
  • Setelah sedikit mengisi parameter Informasi situs Anda gambar dibawah inilah menandakan seluruh proses instalasi Drupal telah selesai. Dan sayangnya karena tampilannya yang mirip pesan kesalahan juga banyak yang masih tertipu seolah-olah Drupal belum terpasang dengan baik. nocheeky

Pada Drupal versi 7 Tampilan akhir ini sudah dirombak habis-habisan sehingga Anda tidak akan kebingungan lagi jika telah selesai proses instalasi Drupal.

Beberapa petunjuk akhir
  • Untuk menghilangkan tampilan diatas Anda harus membuat minimal 1 buah konten bertipe story. Tipe defaultnya ada 2 yakni story dan page. (Pada Drupal 7 dinamakan Article dan Basic Page)
  • untuk membuat konten atau artikel klik menu create content > story, Jika anda memilih pagetampilan situs Anda akan tetap seperti diatas karena setingan default untuk page adalah tidak ditampilkan di frontpage.
  • untuk mengatur konfigurasi situs klik menu Administer. (Pada Drupal 7 namanya Configuration)
Jika ada kesalahan tulisan atau Anda mengalami tampilan error yang lain silahkan artikel ini untuk dikomentari, lumayan lho komentar di artikel dapat poin 5. smiley

1 komentar:

  1. Error
    The website encountered an unexpected error. Please try again later.
    Error message
    PDOException: SQLSTATE[42000]: Syntax error or access violation: 1226 User 'u545949128_tuqaj' has exceeded the 'max_questions' resource (current value: 5000) in lock_may_be_available() (line 167 of /home/u545949128/public_html/includes/lock.inc).

    BalasHapus